...Punggung bukit batu mulai terlihat jelas, walau belum muncul, matahari telah membagikan sinarnya (terimakasih untuk sahabat2yang telah memberitahuku tentang dua fajar)
Kini aku bisa menangkap jelas wajah2 sahabat, walau berkeringat tapi keceriaan tersirat diwajahnya.
Aku terus pompakan semangat, agar penat hilang, agar kaki2 ini sanggup terus melangkah.( Aku ingat ketika mendaki Gunung Gede Pangranggo..Aku bernyanyi sepanjang perjalanan menemani kawan-kawan yang jauh tertinggal) tapi kini aku berdzikir dan terus ber sholawat sebagai pengganti lagu-laguku.
Entah darimana datang nya serombongan monyet muncul berlarian.lalu mereka berhenti dan memandangi kami .(mungkin mereka berkata)" Kok ganteng dan cantik amat seeeeh!".Kami semua gak geer, ketika mereka mulai menampilkan keahlian mereka berlari dan meloncat di bukit terjal. Dan Ya Allah nun dibukit yang agak tinggi, seekor monyet besar(mungkin ketuanya) mengawasi tingkah polah kelompoknya dan sesekali pandangannya menyapu kami dengan penuh waspada. Keanehan gak sampai disana,setelah beberapa langkah keatas persis setelah rombongan monyet hilang muncul beberapa ekor kambing yang kami gak tahu dimana kandangnya, dan yang jelas mereka cari rumput dimana?.......to be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar